Dua Rumah Di Situbondo Rata Dengan Tanah Lantaran Dilalap Si Jago Merah


Ims2003.org – Sebanyak dua rumah yang berlokasi di sekitar Kota Situbondo hampir rata dengan tanah lantaran terbakar. Kedua rumah tersebut merupakan milik Saprawi (50) dan juga milik dari Sutiyono (55) yang tepatnya berada di Desa Klampokan, Kecamatan Panji.

Insiden kebakaran terjadi pada hari Jumat (20/7/2018) pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB. Pertama kalinya api diketahui berasal dari rumah Saprawi setelah menghanguskan sebagian rumah.

Pada saat kebakaran berlangsung, rumah sedang ditinggal oleh sang pemiliknya yang biasanya berdagang mainan dengan cara berkeliling. Sedangkan istri sang pemilik rumah saat kebakaran berlangsung sedang bekerja dirumah tetangganya untuk menjemur jagung.

Dari kebakaran yang terjadi tidak ada lagi barang milik korban yang bisa diselamatkan lagi. Hampir semuanya hangus terbakar dilalap api bebarengan dengan rumah yang memang terbuat dari material kayu yang mudah terbakar.

“Rumah milik Saprawi rusak total. Sementara satunya milik Sutiyono mengalami rusak ringan. Hanya bagian atap dapurnya yang terbakar,” kata Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, Jumat (20/7/2018).

Kronologi kebakaran tersebut pertama kalinya diketahui oleh Sutiyani (55), tetangga depan rumahnya. Tahu ada api, wanita ini pun teriak-teriak ada kebakaran.

Sontak saja, kebakaran dua rumah ini sempat membuat panik warga setempat, karena lokasinya berada di tengah pemukiman padat. Tanpa dikomando, warga pun bergotong royong berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sebagian lagi mengontak pihak berwenang dan dilanjutkan ke petugas Damkar.

Petugas kebakaran sudah berusaha memadamkan api yang semakin berkobar lantaran tiupan angin yang lumayan kencang di lokasi kejadian. Beruntung, petugas dan warga cukup sigap hingga berhasil dijinakkan sebelum merembet ke bagian bangunan lainnya.

“Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting arus pendek. Tapi kepastiannya masih dalam penyelidikan,” tandas Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Nanang Priyambodo.