Dua Santri Lirboyo Hanyut Saat Berenang Di Sungai Brenggolo


Ims2003.org – Dua santri di Kediri hilang lantaran hanyut terbawa arus sungai yang lumayan deras. Kedua korban hanyut disungai tersebut merupakan dua santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Insiden hanyutnya dua santri terjadi di Sungai Brenggolo.

Hingga saat ini masih ada satu korban yang belum ditemukan keberadaannya. Satu santri telah ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Identitas kedua korban yang hanyut adalah Kusuyi (23), warga Gresik. Sedangkan santri yang masih hilang adalah Ari Sulistyo (26), warga Kediri.

Adanya insiden tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Mojo oleh pihak Ponpes. Setelah mendapat laporan hilangnya santri tersebut, pihak kepolisian dengan dibantu oleh tim Brimob Kediri dan juga tim SAR BPBD Kabupaten Kediri langsung mendatangi tempat kejadian perkara.

“Begitu kami mendapat laporan langsung anggota merapat ke TKP dan membantu penyisiran, anggota Brimob yang terjun ke lokasi, kami Sabhara membantu menyisir sepanjang bibir sungai,” ujar Kasat Sabhara Polresta Kediri AKP Riko Saksono, Rabu (6/2/2018).

Kejadian nahas ini berawal ketika empat santri yang bernama Ari Sulistyo (26) asal Kabupaten Kediri, Kusuyi (23) asal Gresik, Luk’ayi (23) asal Gresik dan Junaedi (20) asal Gresik sedang berkunjung kerumah Lukman (42) salah seorang alumni Ponpes Lirboyo yang bertempat tinggal di Desa Mojo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Pada saat santri tiba di rumah Lukman, yang bersangkutan tak ada dirumah karena sedang mengail ikan di dam (bendungan kecil) Sungai Brenggolo di belakang rumah Lukman. Penasaran, keempatnya langsung menyusul di lokasi.

Setelah bertemu dengan Lukman, 3 orang santri tersebut tiba-tiba memiliki niat untuk mandi berenang. Ketiga santri yang berenang adalah Ari, Kusuyi, dan Luk’ayi. Baru saja menikmati aliran sungai Brenggolo, tiba tiba arus sungai berubah deras akibat air bah dari atas. Junaedi yang menyaksikan ketiga rekannya berenang, kaget dan langsung mengingatkan ketiganya ada air bah.

Namun derasnya air yang datang dari Sungai Brenggolo bagian atas membuat ketiga santri tergulung dan tersapu arus yang deras. Beruntung Luk’ayi berhasil diselamatkan warga yang kebetulan sedang ikut memancing ikan, sementara Ari dan Kusuyi tergulung arus sungai.

Para warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan kepada Polsek Mojo dan Anggota Polresta Kediri. Setelah proses pencarian dilakukan, jasad Kusuyi berhasil ditemukan 50 Meter dari lokasi dam dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri. Sedangkan jasad Ari hingga saat ini belum ditemukan petugas.

Pencarian terhadap Ari dihentikan karena lokasi cukup berbahaya. Ditambah lagi cuaca hujan dengan intensitas cukup tinggi dan arus semakin deras dan hari mulai gelap. Meski pencarian dihentikan, namun penyisiran dan pemantauan di bibir sungai tetap dilakukan anggota, baik kepolisian, BPBD, dibantu warga sekitar.

“Berdasar penilaian bersama, medan yang cukup sulit, hujan, arus sungai yang tambah deras dan gelap, kondisi kurang menguntungkan tim, maka diputuskan pencarian dilanjutkan esok pagi. Namun jika.penyisiran sepanjang bibir sungai, anggota masih terus dilakukan,” imbuh Riko.