Jalur KAI Dialihkan Lantaran Jalur Amblas


Ims2003.org – Perjalanan Kereta Api (KA) terpaksa harus dialihkan ke jalur lain yakni yang berada di Selatan ke jalur arah utara. Pengalihan jalur tersebut dilakukan untuk upaya menghindari akibat adanya jalur yang amblas.

Jalur amblas tersebut terjadi di jalur KA wilayah Daop 2 Bandung. Akibat adanya jalur yang amblas tersebut maka sudah dipastikan tidak dapat dilalui dan akan berakibat fatal jika tetap dijadikan jalur kereta api.

“Berhubung ada gangguan rintang jalan di antara Warung Bandrek – Bumiwaluya maka kembali KA KA dari dan ke arah Bandung mengalami kelambatan bahkan diputar melalui rute utara,” kata Humas Daop 5 Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko, Kamis (7/12/2017) pagi.

Jika dilihat dari informasi yang telah disampaikan oleh Pihak KAI, jalur kereta api yang sedang mengalami amblas tersebur terjadi sepanjang Warung Bandrek-Bumiwaluya tepatnya di KM 227+4/5 pada Kamis (7/12/2017) sekitar pukul 00.50 WIB. Setelah kejadian tersebut diketahui langsung dilakukan pemeriksaan oleh unit jalan rel dan jembatan Daop 2 Bandung, penanganan untuk penormalan jalur diperkirakan kurang lebih 6 jam dari pukul 01.50.

“Akibat dari kejadian amblasan tersebut, berdampak pada beberapa KA yang mengalami perubahan pola operasi, yaitu Ka 111 (Mutiara Selatan) relasi Malang-Bandung, dan KA 91 (Malabar) relasi Malang-Bandung yang seharusnya melintas Kroya-Tasikmalaya-Bandung, menjadi Kroya-Purwokerto-Cikampek-Bandung,” ujarnya.

KAI Daop 5 juga saat ini telah melakukan pelayanan oper staven yaitu pengalihan pelanggan dari KA Malabar dan Mutiara selatan dengan tujuan Maos, Banjar, Tasikmalaya, Cipendeuy dan Ciamis menggunakan angkutan bus melalui Stasiun Purwokerto.

“Yang dialihkan menggunakan bus dari KA Malabar berjumlah 31 orang, diantaranya 5 tujuan Banjar, 2 tujuan Cipendeuy, dan 24 tujuan Tasikmalaya, sedangkan untuk penumpang KA Mutiara selatan berjumlah 36 orang diantaranya 12 tujuan Banjar, 2 tujuan Ciamis, 5 tujuan Maos 3, dan tujuan Tasikmalaya 14,” jelasnya.