Jembatan Kayu Penghubung Pati Dan Jepara Putus Lantaran Kelebihan Beban


Ims2003.org – Jembatan yang menjadi penghubung dan juga sekaligus perbatasan antara Desa Clering Kecamatan Donorejo Kabupaten Jepara dan Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jum’at (20/7/18) kemarin petang putus.

Jembatan tersebut putus pada saat sedang dilalui acara arak-arakan syukuran bersih desa. Lantaran kejadian jembatan putus tersebut ada puluhan orang yang mengalami luka dan juga tiga sepeda motor terjatuh kedalam sungai.

Salah satu saksi mata menuturkan jika putusnya jembatan yang terbuat dari kayu tersebut terjadi pada saat acara arak-arakan berlangsung. Dugaan kuat penyebab putusnya jembatan tersebut lantaran tidak kuat menahan beban yang begitu berat.

Pada saat kejadian berlangsung puluhan warga tersebut sedang melintas di atas jembatan tersebut secara bebarengan. Lantaran tidak kuat menahan beban yang begitu banyak, alhasil jembatan kayu tersebut putus.

“Ada sedekah laut waktu itu jadinya ramai. Saat itu juga ada acara ketoprak di depan TPI. Banyak orang yang nyeberang jembatan seperti biasa, tapi kemungkinan melebihi kapasitas jembatan,” jelasnya.

Kapolsek Dukuhseti AKP Sunaryo menyatakan akibat insiden yang tengah terjadi, ada sekitar 20 orang mengalami luka-luka. Selain itu, juga terdapat 3 unit sepeda motor yang jatuh ke sungai.

“Pada saat saksi berada disekitar jembatan gantung tersebut saksi melihat ada sekitar 20 orang dan 3 SPM melintas diatas jembatan gantung tersebut,” paparnya.

Jembatan gantung terbuat dari kayu dengan seling kawat baja sepanjang 45 meter itu diperkirakan berusia lebih dari 25 tahun. Sedangkan lebar jembatan kayu sekitar 1,5 meter. Tinggi jembatan dari permukaan air sungai sekitar 3 meter.

“Warga masyarakat yang berada disekitar TKP segera menolong para korban dengan cara berenang dan motor yang tenggelam dinaikkan secara manual dengan diangkat langsung oleh warga. Atas kejadian jembatan gantung putus tersebut kerugian material belum diketahui dan korban jiwa nihil,” pungkasnya.