KPK Akan Menjerat Anggota DPR Terkait Korupsi E-KTP


 

Ims2003.org – Agus Rahardjo sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memastikan menjerat para pejabat di Senayan pada kasus korupsi e-KTP. Agus menyatakan barang bukti guna mengait anggota dewan perwakilan itu pada surat dakwaan atas terdakwa Sugiharto dan Irman.

“(Tersangka baru) itu tidak menutup kemungkinan, karena seperti yang anda saksikan di dakwaan pertama itu cukup banyak,” kata Agus di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan.

Meskipun demikian, dia menyatakan bahwa penyidik masih menyelidiki kasus ini untuk mendapatkan barang bukti lainnya supaya dapat menjerat segenap orang yang ikut serta dalam kasus proyek tersebut.

“Kita tunggu hasil pemeriksaan yang baru. Kita tunggu juga proses di persidangan, itu menjadi bahan kita untuk meneruskan langkah,” kata Agus menjelaskan.

Pada surat dakwaan terhadap Sugiharto dan Irman disebutkan beberapa anggota wakil rakyat yang ikut menikmati kucuran dana e-KTP, diantaranya ialah Arief Wibowo, Chaeruman Harahap, Marzuki Alie, Ganjar Pranowo, Agun Gunandjar Sudarsa, Mustoko Weni, Teguh Juwarno, Olly Dondokambey, Yasonna Laoly, Tamsil Linrung, Minwar Amir dan lainnya. Tetapi mereka membantah akan tudingan yang melibatkan mereka pada kasus korupsi e-KTP.

Setya Novanto merupakan tersangka keempat dari kasus ini dan dia memilki andil yang cikup penting dalam mengatur proyek senilai Rp 5,9 triliun. Penyidik memprediksi Novanto Andi Agustinus bersama mengatur proyek tersebut dari awal.

Atas pelanggaran yang dilakukannya, Novanto telah melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sesuai diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.