Kunjungan Ganjar Pranowo Di Banyumas Mendpatkan Sambutan Dengan Jaran Ebeg Dan Calung


Ims2003.org – Ganjar Pranowo hari kemarin mendatangi Banyumas. Dirinya datang ke Banyumas untuk bertemu dengan pendukungnya. Pada saat berada di Banyumas, Ganjar Pranowo bersama dengan masyarakat sempat menyantap makanan khas Banyumas yakni tempe mendoan.

Tidak hanya itu saja, Ganjar Pranowo juga ngevlog bersama dengan para pendukungnya yang ada di sekitar wilayah Banyumas. Acara yang disebut dengan Njambal Mendoan tersebut berlangsung di Lapangan Patikraja.

Penyambutan yang dilakukan diawali dengan sebuah tarian Jaran Eblek dan Calung ketika pertama kalinya Ganjar datang. Selain itu, Ganjar juga mendapatkan ucapan selamat datang berupa jaran (kuda) Eblek yang terbuat dari pelepah pisang. Hal tersebut juga menjadi salah satu tanda jika Ganjar Pranowo juga diterima untuk bisa menjadi warga Banyumas.

Saat menuturkan sebuah pidato yang dilakukannya di depan pendukungnya, Ganjar memnita supaya masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak ikut membuat atau menyebarkan hoax. Selain itu, Ganjar tidak pernah lupa untuk menyampaikan narasi positif serta tetap mengutamakan sopan santun.

“Saya yakin, masyarakat Banyumas yang terkenal blakasuta ini bisa menjadi contoh yang baik bagi wilayah lainnya.” ungkap Ganjar, Minggu (25/3/2018).

Menurut Ganjar, Banyumas merupakan salah satu wilayah yang memiliki tempat spesial di hatinya. Pada 2013 silam, kemenangan terbesar dari “bithing” nya yakni dari Kabupaten Banyumas. Karena itu konsep nasionalis religius akan tetap dipertahankan.

“Inilah ceruk yang kami miliki untuk mengulang kembali kemenangan di tahun 2018 ini. Antusias masyarakat Banyumaslah yang membuat kami bertambah semangat,” jelasnya.

Dalam kunjungannya tersebut calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menerima surat pernyataan relawan Banyumas raya untuk mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prabowo- Taj Yasin dalam Pilkada 2018.

Dia mengatakan, dalam kunjungannya di seputar Kabupaten Banyumas, dirinya mengumpulkan sejumlah aspirasi dari masyarakat. Aspirasi yang masuk diantaranya terkait bidang pendidikan dan kesehatan.

“Tapi aspirasi yang dominan yakni seputar infrastruktur seperti jalan desa yang rusak meski sudah ada kepala desa. Maka dari itu, pendidikan politik sangat penting masyarakat tahu kemana mereka harus menyampaikan aspirasi tersebut.” jelasnya.