Masinis KA Sancaka Tewas Ditempat Setelah Tabrak Truk Pengangkut Beton


Ims2003.org – Sebuah insiden kecelakaan yang melibatkan KA Sancaka dengan sebuah truk trailer telah terjadi pada Jumat (6/4) malam. Lokasi kejadian yang menjadi berlangsungnya kecelakaan tersebu sering disebut dengan perlintasan liar.

Jika diurutkan sebenarnya perlintasan tersebut tidak meiliki arti liar sesungguhnya. Karena berada di lahan kosong yang dekat dengan area persawahan menjadi alasan mengapa disebut dengan perlintasan liar.

Lokasi kecelakaan tersebut masuk ke wilayah Dusun Dadung, Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Ngawi. Lokasi tersebut hanya berjarak sekitar 500 meter dari lokasi proyek Tol Solo-Ngawi. Tidak jauh dari perlintasan, ada sebuah proyek yang sedang dikerjakan dengan menggunakan double track.

Nah oleh sebab itu, jalur tersebut juga dilewati oleh truk yang membawa beton proyek lewat titik tersebut. Jika dilihat dari penuturan saksi mata yang melihat secara langsung kejadian kecelakaan tersebut, terlihat sangat jelas jika truk sedang menyeberangi jalur kereta api.

Hingga saat ini masih belum diketahui apa yang menjadi penyebab nekatnya supir truk yang terus melajukan truk tersebut. Dan pada saat bersamaan juga KA Sancaka melaju kencang dari arah Yogyakarta menuju Surabaya. Dan brakk! Tabrakan tak terhindarkan.

Loko KA Sancaka terguling, gerbong di belakangnya keluar rel dengan posisi melintang. Sementara truk hancur nyaris tak berbentuk. Sopir diduga selamat karena kepala truk tak ikut hancur. Sopir tak berada di dalamnya.

“Sopir tidak ada. Kemungkinan kabur,” kata Manajer Humas Daop 7 Madiun, Supriyanto, Sabtu (7/4/2018).

Korban yang meninggal yakni masinis KA Sancaka yang diketahui bernama Mustofa. Korban meninggal dunia lantaran terjepit di anata loko yang terguling. Korban baru berhasil dievakuasi setelah tiga jam berlangsungnya kecelakaan.

Sementara asisten masinis, Hendra Wahyudi, terluka dan mengalami patah kaki.

PT KAI menyesalkan sopir truk yang lalai saat melintas rel. Ulah sopir yang belum diketahui identitasnya itu menyebabkan korban meninggal dan luka. Juga membuat arus perjalanan kereta sangat terganggu.

“Lokasi kejadian perlintasan liar petak jalan antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun,” sebut VP Corporate Communications PT KAI, Agus Komarudin, soal titik kecelakaan sebagaimana terlihat di foto.