Penyidik Kantongi Bukti Axel Matthew Sebagai Tersangka


 

Ims2003.org – Untuk menindaklanjuti kasus yang menimpa anak dari artis Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas kini telah diperiksa oleh penyidik Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta. Pada penyidikan tersebut, Axel telah membenarkan dirinya memesan berjenis happy five atau biasa dikenal H5 kapada rekannya yang berinisial JV yang telah diciduk lebih dahulu.

“Axel mengakui telah memesan barang tersebut. Dia juga mengaku telah mentransfer. Yang bersangkutan telah kita periksa,” kata Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di kantornya, Jakarta.

Menurut pengakuan Axel, dia telah membayar uang kepada tersangka JV senilai Rp. 1,5 untuk membeli H5. Dan dia mengaku baru pertama kali melakukan pembelian barang haram tersebut.

“Tapi kami akan dalami kembali, karena pemeriksaan belum selesai,” kata Raden Prabowo.

Dalam perkembangan masalah ini, penyidik tidak menemukan barang bukti ketika penangkapan anak dari artis artis Jeremy Thomas, Axel Matthew. Dan ketika dites laboratorium pun Axel tidak terbukti memakai barang haram tersebut. Tetapi, penyidik memilki bukti yang kuat untuk menjadikan Axel sebagai tersangka.

Beberapa saksi dan tersangka memberi pernyataan bahwa Axel adalah salah satu orang yang telah membeli barang haram tersebut, Tidak hanya itu penyidik juga telah memiliki bukti transfer Axel ke rekening tersangka sebelumnya.

“Yang terpenting dia ikut pemufakatan itu. Kemudian dia ikut memesan di situ. Dia memesan barang itu pun sudah salah. Apalagi mentransfer. Makanya dia dapat dikenakan UU Psikotropika, Pasal 71,” kata Raden Prabowo.

Pada masalah ini, Axel diduga telah melanggar Pasal 62 sub Pasal 60 ayat 3 jo Pasal 71 ayat 1 UU RI No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan diancam hukuman kurungan diatas tiga tahun.

Sebelum kasus tersebut ayahnya Axel telah melaporkan dugaan atas pemukulan Axel yang dilakukan oleh oknum anggota Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta di sebuah hotel di kawasan Jakarta Selatan ke Divisi Propam Polri.

Kasus tersebut ternyata membuka kasus penangkapan dua tersangka berinisial JV dan DRW yang ditangkap karena membawa 1.118 butir narkoba berjenis H5 di Bandara Soekarno-Hatta.