Polisi Ringkus Tersangka Pengedar Uang Palsu Dolar Amerika Serikat


Ims2003.org – Petugas kepolisian berhasil meringkus sanyak dua orang yang merupakan tersangka pengedaran uang palsu (upal) dolar Amerika Serikat. Petugas berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 1.300 lembar.

Kedua tersangka berhasil diamankan oleh jajaran Polres Tanjung Perak Surabaya yang beridentitas Ahmad Yasin 44) warga Gunungsari, Surabaya dan Mustofa (45) warga Sumber Rejo, Kecamatan Pandaan, Pasuruan.

Kedua tersangka berhasil diringkus pada Senin (30/7) malam setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait adanya transaksi jual beli uang palsu di Hotel Grand Kalimas, Surabaya.

“Sebelum menangkap mereka, kita membuat tim under cover. Dengan metode yang diterapkan oleh tim tim under cover kita bisa menangkap kedua tersangka,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, Rabu (1/8/2018).

Pihaknya juga menerangkan jika kedua tersangka tersebut berniat untuk mengelabui para korbannya. Dugaan polisi sangat kuat dari barang bukti yang ditemukan di rumah salah satu tersangka Mustofa, ditemukan peti berisi bunga dan beberapa patung untuk ritual.

“Mereka ingin mengelabui korban-korban dengan maksud bisa menarik uang dari bumi dan juga potongan emas yang terbuat dari kuningan,” ungkap Agus.

Selain itu, petugas juga menyita sebuah alat tester uang palsu. Meski berhasil menangkap kedua pelaku, namun keduanya bukan sebagai membuat uang palsu tersebut. “Kedua tersangka statusnya adalah pengedar. Untuk pembuatnya masih akan kita kembangkan lagi,” ujar Agus.

Terkait peredaran uang dolar palsu yang dimiliki oleh kedua tersangka, polisi juga masih melakukan pendalaman. “Saat ini kami masih melakukan pendalaman kemana peredaran uang palsu mereka,” tandasnya.

Dari dua tersangka polisi mengamankan 1.300 lembar dolar AS palsu dengan pecahan 100 dolar AS. Jika dirupiahkan mencapai Rp 1.873.300.000.

Tak hanya itu, di rumah Mustofa petugas juga menyita barang bukti lainnya yakni satu peti berisi uang rupiah pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000.