Ratusan Pengguna Rotator Di Garut Kena Tilang


Ims2003.org – Polisi lalu lintas yang berada di Kota Garut melakukan penindakan tegas terhadap kendaraan jenis motor pribadi yang hingga kini masih menggunakan rotator atau lampu isyarat yang masih digunakan dijalanan seluruh Kabupaten Garut.

Selama bulan Oktober ini, tidak hanya puluhan motor yang sudah diamankan oleh pihak kepolisian, namun ratusan motor kena tilang dengan alasan yang sama yakni para pelanggar sengaja memasang rotator pada kendaraan pribadinya.

“Ada lebih dari seratus pengendara yang kami tindak karena memasang rotator di kendaraan pribadinya,” ungkap Kasat Lantas Polres Garut AKP Erik Bangun Prakasa di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (20/10/2017).

Para pelanggar dengan sadar memasang dan juga menggunakan rotator pada motor dan mobilnya masing-masing. Alasan rata-rata yang dituturkan para pelanggar sama yaitu tidak tahu menahu dengan larangan penggunaan rotator yang sudah tertera di dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Menurut Erik, pemasangan rotator oleh sebagian pengendara itu banyak dikeluhkan oleh pengguna jalan yang lain. Para pengguna jalan merasa terganggu adanya kendaraan pribadi seenaknya memasang rotator.

Sesuai Pasal 287 ayat 4 juncto Pasal 59 dan Pasal 106 ayat 4 juncto Pasal 134, sambung Erik, pengendara yang memasang rotator dihukum pidana kurungan satu bulan atau denda Rp 250 ribu.

“Banyak masyarakat sesama pengguna jalan yang terganggu. Peruntukan sirine dan rotator itu digunakan pada kendaraan tertentu dan hanya dalam situasi dan kondisi emergency,” katanya.

“Intinya penindakan ini agar masyarakat betul-betul menghargai dan mengerti tentang makna penggunaan sirine dan rotator itu sendiri,” ucap Erik menambahkan.