Ribuan Sopir Angkot Di Malang demo Untuk Kedua kalinya Tolak Transportasi Online


Ims2003.org – Demo yang diikuti oleh para ribuan sopir angkot yang ada di Kota Malang berlangsung sangat ramai. Demo yang berlangsung di depan Balai kota tersebut merupakan aksi untuk kedua kalinya menolak adanya transportasi online masuk ke wilayah Malang.

Sebelumnya, mereka sudah melaksanakan demo untuk pertama kalinya pada bulan Maret belum lama ini. Para sopir tersebut sengaja memarkirkan angkotnya mulai depan Stasiun Besar Malang hingga Bundaran Tugu. Mereka pun berorasi.

“Transportasi online tidak memiliki izin, tetapi seakan dilindungi pemerintah,” terang Roni Agustinus koordinator aksi dalam orasinya depan Balai Kota Malang, Selasa (26/9/2017).

Para sopir yang tergabung dalam Forum Komunikasi Angkot Malang Raya memiliki anggota sebanyak 1.200 orang ini, meminta atas penghapusan transportasi online. Karena mereka tak memiliki dasar untuk beroperasi di Kota Malang. Beberapa kota disebut pendemo berani menolak transportasi online. Dengan begitu, Kota Malang seharusnya bisa melakukan hal sama.

“Kota-kota lain sudah menolak, Padang, Samarinda, hingga Batu. Artinya daerah memiliki kewengan penuh,” tegasnya.

Selain itu, ribuan sopir tersebut juga menggelar tanda tangan di atas kain putih sepanjang hampir 100 meter. Tanda tangan sebagai wujud solidaritas dan kekompakan para sopir menolak transportasi online.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Kusnadi ditemui di Balai Kota Malang, mengatakan, bahwa soal transportasi online akan disampaikan langsung oleh Pemprov Jatim, sebagai pihak yang memiliki kewenangan. “Sosialisasi akan disampaikan Dishub Propinsi Jatim besok siang (hari ini),” terangnya.