Warga GunungKidul Kembalikan Beras Bulog Tak Layak Konsumsi


Ims2003.org – Bantuan beras Bulog yang diberikan kepada masyarakat dikembalikan oleh para warga yang menerima. Pasalnya beras yang diberikan kali ini tidak seperti biasanya, kondisi beras yang ini tidak layak untuk dikonsumsi.

Sebanyak 940 karung beras masing-masing berbobot 15 kilogram atau berjumlah sekitar 15,5 ton itu dikembalikan.

Perwakilan dari warga Desa Tancep, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul yang memeriksa kiriman beras dari Bulog menemukan adanya kutu di dalam beras, berbau apek dan berwarna kekuningan.

“Sekitar pukul 05.00 pagi, ada beras dari bulog datang. Saat kami lakukan pemeriksaan, ternyata berasnya mengandung banyak kutu, beras juga berbau,” ujar Sunardi, Kepala Desa Tancep, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul, Senin (7/8/2017).

Sunardi mengakui, diterima rastra tidak layak konsumsi ini sudah sejak sebulan yang lalu. Warga terpaksa menerima beras tersebut karena khawatir tak memperoleh ganti.

Untuk konsumsi sehari-hari, warga memilih membeli beras dari tempat lain.

Menerima adanya beras rastra yang tak layak konsumsi tersebut, Bulog kemudian langsung melakukan penggantian. Warga pun akhirnya menerima meskipun masih terdapat sedikit kutu di sejumlah karung.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Gunungkidul Bambang Sukemi, mengakui jika masih terdapat rastra yang kurang layak yang tak sengaja terkirim.

Oleh karena itu, masyarakat diminta melaporkan jika menerima rastra yang tak layak konsumsi. Nanti pihak Bulog akan melakukan penggantian.

“Jika beras yang disalurkan berkualitas jelek agar tidak diterima dan segera melaporkan permasalahan itu,” katanya.